AKORD

AKORD

 

Akord adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord bisa dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Akord ini digunakan untuk mengiringi suatu lagu. Ketika Anda menekan tiga tuts piano C, E dan G secara bersamaan, ini berarti anda sudah memainkan akord. Contoh alat musik lainnya yang bisa memainkan akord adalah gitar (akustik dan listrik), organ, electone.

 

 

Macam-macam akord

Akord itu banyak macamnya. Antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan septim, akord diminished, akord augmented, akord minor 6, akord mayor 7, akord suspended dan masih banyak yang lainnya. Akord yang paling sering dipakai dalam suatu lagu yang sederhana adalah akord mayor, akord minor dan akord dominan septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memberikan efek rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.

Akord mayor

Akord mayor adalah akord yang interval antara nadanya 2 – 1 1/2

Contoh akord mayor:

  • Cb (Cb-Eb-Gb) = B
  • C (C-E-G)
  • C# (C#-E#-G#) = Db (Db-F-Ab)
  • D (D-F#-A)
  • D# (D#-G-A#) = Eb (Eb-G-Bb)
  • E (E-G#-B) = Fb (Fb-Ab-Cb)
  • E# (E#-A-B#) = F (F-A-C)
  • F (F-A-C)
  • F# (F#-A#-C#) = Gb (Gb-Bb-Db)
  • G (G-B-D)
  • G# (G#-B#-D#) = As (Ab-C-Eb)
  • A (A-C#-E)
  • A# (A#-D-E#) = Bb (Bb-D-F)
  • B (B-D#-F#) = Cb
  • B# (B#-E-G) = C

Akord mayor juga bisa dibilang dalam bahasa angka 1-3-5 dalam jarak simetris / seimbang .

Akord yang memiliki nama berbeda namun bila dimainkan bersuara sama disebut Akord Enharmonis. Contohnya: akord Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).

Akord di atas adalah akord dasar. Akord tersebut bisa dibalik-balik urutannya (disebut balikan pertama dan balikan kedua). Misalnya: C on E(C/E). Ini berarti kita harus memainkan akord dengan urutan E-G-C’ bukan C-E-G. C on E adalah balikan pertama dari akord dasar C. Balikan keduanya adalah C on G(C/G) yaitu G-E’-C’.

Notasi: C, CM, Cma

Akord minor

Akord minor adalah akord yang interval antara nadanya 1 1/2 – 2. Apabila anda sudah tahu suatu akord mayor misalnya; C mayor maka anda bisa mengetahui pula akord minornya (C minor) yaitu dengan cara menurunkan nada yang ada ditengah sebanyak setengah interval. Sehingga didapat akord C minor adalah C-Es(E diturunkan setengah menjadi Es)-G.

Notasi: Cm, Cmi

 

Akord dominan ketujuh

Akord Dominan Seventh’

Akord dominant 7th ( C7 ) biasanya ada pada bagian lagu dimana perpindahan akan menuju dari C ke F . Pada beberapa lagu dan banyak lagu menggunakan perindahan 1 ke 4 dengan chord 1 dominant 7th . Jadi 1 – 1 dominant 7th – 4 . Pada setiap nada dasar misalnya D , maka D – D7 – G atau nada dasar E , maka E – E7 – A .

 

Akord teraugmentasi

Akord augmented adalah akord yang interval antara nadanya 2 – 2.

Notasi : Caug / C+

 

Akord diminis (diminished)

Akord diminis adalah akord yang interval antar nadanya adalah 1 1/2 – 1 1/2.

Notasi : Cdim.

 

 

 

 

 

AKORD dan TINGKATANNYA

 

1.Akord adalah paduan tiga nada berbeda atau lebih yang merupakan suatu

kesatuan yang utuh,yang tidak dapat dipisahkan.

2.Akord terdiri dari akord mayor, minor, diminished, dan augmented.

3.Akord mayor (major chord) memiliki nada-nada berinterval M3 dan P5 dari nada

dasar.

4.Akord minor (minor chord) memiliki nada-nada berinterval m3 dan P5 dari nada

dasar.

5.Akord lebih (augmented chord) memiliki nada-nada berinterval M3 dan 5+ dari

nada dasar.

6.Akord kurang (diminished chord) memiliki nada-nada berinterval m3 dan 5- dari

nada dasar.

 

# Akord Pokok/ Primer :

 

Adatiga akord pokok dalam setiap tangga nada diatonis mayor ataupun minor, yaitu akord I – tonika (tonic chord); akord V – dominan (dominant chord) dan akord IV – subdominan (subdominant chord).

 

# Sebagai contoh :

 

Dalam T.N C mayor, akor I – tonika dikenal dengan akord C mayor. Akor V – dominan dikenal dengan akord G mayor. Akor IV – subdominan dikenal sebagai F mayor.

 

# Akord Sekunder :

 

Yakni akord II (super tonika), III (median), & VI (submedian). Akord I, III, & VI

dalam susunan T.N mayor maupun T.N minor pasti merupakan akord minor.

 

# Akord Janggal :

Yakni akord VII (leading note) yang merupakan akord denagan derajat diminished

(kurang), baik dalam T.N mayor maupun minor.

Akord II (supertonika) dalam T.N minor juga termasuk akord janggal. Sebab

berderajat diminished.

 

 

 

Nomor dan Nama Jenjang atau Tingkatan

 

# Secara berjenjang T.N memiliki urutan nomor :

I           Tonika

II          Supertonika

III        Median

IV        Subdominan

V         Dominan

VI        Submedian

VII       Leading Tone

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Akord

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s